Hewan paling langka di Indonesia


Habitat alami hewan semakin rusak. Hal ini disebabkan sejumlah ancaman mulai dari kerusakan hutan hingga perdagangan hewan illegal. Dampak berikutnya menempatkan hewan-hewan berikut ini dalam kondisi sangat mencemaskan akan segera punah.
Daftar di bawah ini merupakan hewan yang paling langka di Indonesia. Hewan-hewan ini diberi status Critically Endangered (status terancam dalam kondisi kritis) pada status konservasi UICN Redlist (daftar status kelangkaan suatu spesies).




1. Adrianichthys kruyti (Duck-billed Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi.
2. Ailurops melanotis (Talaud Bear Cuscus; Kuskus Beruang Talaud). Hewan langka ini endemik pulau Salibabu (Kepulauan Talaud) dan Sangihe di Sulawesi Utara.
3. Anoxypristis cuspidata (Knifetooth Sawfish; Ikan Hiu Todak).
4. Axis kuhlii (Bawean Deer; Rusa Bawean). Hewan langka dan endemik pulau Bawean, Jawa Timur dengan populasi antara 250-300 ekor (2006).
5. Balaenoptera musculus ssp. intermedia (Antarctic Blue Whale; Paus Biru)
6. Batagur baska (Four-toed Terrapin; Tuntong). Spesies kura-kura yang tersebar di Bangladesh, Kambodia, India, Malaysia, dan Indonesia (Sumatera).
7. Batagur borneoensis (Three-striped Batagur; Tuntong Laut). Spesies kura-kura langka yang tersebar di Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
8. Betta miniopinna. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.
9. Betta spilotogena. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.
10. Bunomys coelestis (Lampobatang Bunomys; Tikus Bukit Surgawi). Endemik Sulawesi.
11. Cacatua sulphurea (Yellow-crested Cockatoo; Kakatua Kecil Jambul Kuning). Populasi sekitar 7.000 ekor.
12. Carcharhinus hemiodon (Pondicherry Shark; Hiu Pondicherry).
13. Carpococcyx viridis (Sumatran Ground-cuckoo; Tokhtor Sumatera).
14. Charmosyna toxopei (Blue-fronted Lorikeet; Perkici Buru). Burung parrot langka endemik pulau Buru, Maluku.
15. Chelodina mccordi (Roti Island Snake-necked Turtle; Kura-kura Rote).
16. Chilatherina sentaniensis (Sentani Rainbowfish). Ikan air tawar endemik Papua.
17. Cissa thalassina (Javan Green Magpie;Ekek-Geling Jawa). Diperkirakan tinggal 249 individu
18. Colluricincla sanghirensis (Sangihe Shrike-thrush; Anis Betet Sangihe). Burung endemik Sangihe
19. Columba argentina (Silvery Wood-Pigeon; Merpati Hutan Perak).
20. Corvus unicolor (Banggai Crow; Gagak Banggai). Burung langka endemik Sulawesi.
21. Crocodylus siamensis (Siamese Crocodile; Buaya Siam).
22. Cyornis ruckii (Rueck’s Blue-Flycatcher; Burung Sikatan Aceh)
23. Dendrolagus mayri (Wondiwoi Tree-kangaroo; Kanguru Pohon Wondiwoi).
24. Dermochelys coriacea (Leatherback; Penyu Belimbing)
25. Dicerorhinus sumatrensis (Sumatran Rhinoceros; Badak Sumatera). Populasi sekitar 200 ekor.
26. Duttaphrynus sumatranus (Suamtera Toad; Kodok Sumatera)
27. Elephas maximus ssp. sumatranus (Sumatran Elephant; Gajah Sumatera)
28. Encheloclarias kelioides (sejenis catfish)
29. Eretmochelys imbricata (Hawksbill Turtle; Penyu Sisik)
30. Eutrichomyias rowleyi (Cerulean Paradise-Flycatcher; Burung Seriwang Sangihe)
31. Fregata andrewsi (Christmas Island Frigatebird; Burung Cikalang Christmas)
32. Latimeria chalumnae (Coelacanth; Ikan Raja Laut)
33. Leptophryne cruentata (Bleeding Toad; Katak Api)
34. Leucocephalon yuwonoi (Sulawesi Forest Turtle; Kura-kura Hutan Sulawesi. Populasi sekitar 250 ekor.
35. Leucopsar rothschildi (Bali Starling; Jalak Bali)
36. Macaca nigra (Celebes Crested Macaque; Beruk Hitam Sulawesi). Populasi sekitar 100.000 ekor (1998).
37. Macaca pagensis (Pagai Island Macaque; Beruk Mentawai). Populasi 2.100-3.700 ekor (2004).
38. Melomys fraterculus (Manusela Melomys; Tikus Seram)
39. Millepora boschmai (Fire Coral; Karang Api)
40. Monarcha boanensis (Black-chinned Monarch; Burung Kehicap Boano)
41. Nisaetus floris (Flores Hawk-Eagle; Elang Flores). Populasi 250 ekor (IUCN, 2005)
42. Otus siaoensis (Siau Scops-owl; Burung Celepuk Siau)
43. Pandaka pygmaea (Dwarf Pygmy Goby)
44. Panthera tigris ssp. sumatrae (Sumatran Tiger; Harimau Sumatera)
45. Philautus jacobsoni (Kodok Pohon Ungaran)
46. Pongo abelii (Sumatran Orangutan; Orangutan Sumatera). Populasi 6.500 ekor (2007).
47. Presbytis chrysomelas ssp. cruciger (Tricolored Langur: Surili)
48. Pristis microdon (Largetooth Sawfish; Hiu Gergaji Air Tawar)
49. Pristis zijsron (Narrowsnout Sawfish; Ikan Todak Sisir Panjang)
50. Protosticta gracilis (sejenis capung)
51. Protosticta rozendalorum (sejenis capung)
52. Pseudibis davisoni (White-shouldered Ibis; Burung Ibis Karau)
53. Pteropus aruensis (Aru Flying Fox; Kalong Pulau Aru)
54. Rhinoceros sondaicus (Javan Rhinoceros; Badak Jawa). Populasi 35-50 ekor.
55. Simias concolor (Pig-tailed Langur; Simpei Ekor Babi; Simakobu). Populasi 6.700 17.300 ekor (IUCN, 2006)
56. Spilocuscus rufoniger (Black-spotted Cuscus; Kuskus Tutul Hitam)
57. Spilocuscus wilsoni (Blue-eyed Spotted Cuscus; Kuskus Tutul Biak)
58. Sterna bernsteini (Chinese Crested Tern; Burung Camar China Berjambul)
59. Sturnus melanopterus (Black-winged Starling; Jalak Putih). Populasi antara 1.000 2.499 ekor (BirdLife, 2001).
60. Tarsius tumpara (Siau Island Tarsier; Tarsius Siau). Populasi 1.300 ekor (2009).
61. Thunnus maccoyii (Southern Bluefin Tuna; Tuna Tatihu)
62. Tylomelania kruimeli (Ikan endemik danau Mahalona, Sulawesi)
63. Urolophus javanicus (Java Stingaree; sejenis ikan Pari)
64. Uromys boeadii (Biak Giant Rat; Tikus Besar Biak)
65. Uromys emmae (Emmas Giant Rat; Tikus Besar Pulau Owi)
66. Vanellus macropterus (Javan Lapwing; Burung Trulek Jawa)
67. Weberogobius amadi (Poso Bungu; Ikan Gobi Poso)
68. Xenopoecilus poptae (Poptas Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi.
69. Zaglossus attenboroughi (Sir Davids Long-beaked Echidna; Ekidna Mocong Panjang Sir Davis). 
70. Zaglossus bartoni (Eastern Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Timur)
71. Zaglossus bruijnii (Western Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Barat)
72. Zosterops nehrkorni (Sangihe White-eye; Burung Kacamata Sangihe)

Ayo selamatkan keberadaan hewan-hewan paling langka di Indonesia ini. Kita semua bisa berpartisipasi, apa yang bisa kita lakukan adalah tidak merusak habitat hewan langka tersebut, mendukung program konservasi dan berpartisipasi dalam memperbaiki lingkungan alami hewan langka yang telah rusak. Semangat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan pesan untuk permintaan pencarian topik.